Gerakan Pangan Murah: 5 Ton Beras Disediakan untuk Masyarakat
Medan Bicara – Gerakan Pangan Murah Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerja sama dengan Bulog Cabang Pematangsiantar dan Bank Indonesia Cabang Sibolga, sukses menggelar program Gerakan Pangan Murah di Waterfront Pangururan. Program ini merupakan upaya nyata untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan jelang akhir tahun. Sebanyak 5.000 kg beras disediakan, dan dijual dengan harga terjangkau yakni Rp 59.000 per kemasan 5 kg.
Tujuan Program
Musim kemarau panjang yang melanda juga menjadi perhatian serius, karena berpotensi menaikkan harga beras dan menurunkan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah hadir dengan solusi yang meringankan beban warga
Baca Juga: Duel Liga Inggris Newcastle vs Liverpool Diprediksi Seru, Rekor Pertemuan Newcastle vs Liverpool
Gerakan Pangan Murah Respons dan Respons Publik
Antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap program ini. Sejumlah warga seperti Ida Herlina Sinurat menyampaikan apresiasi:
Terima kasih kepada Pemkab Samosir yang menyelenggarakan gerakan pangan murah, kami masyarakat yang kurang mampu merasa terbantu. Harga murah dan rasanya juga enak.”
Masyarakat tampak antre panjang demi mendapatkan sembako murah—beras, minyak goreng, gula, hingga sayuran—dengan harga di bawah pasar.
Kolaborasi Lintas Lembaga
Gerakan ini merupakan hasil sinergi beberapa lembaga, antara lain:
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir
Badan Pangan Nasional
Bank Indonesia Cabang Sibolga
Bulog Cabang Pematangsiantar
Kolaborasi ini menjadi dua kunci sukses pelaksanaan program, sekaligus memastikan pasokan dan harga pangan tetap terkendali.
Penguatan Kebijakan Daerah
Langkah ini juga menunjukkan komitmen Pemkab Samosir dalam menjaga inflasi daerah melalui intervensi langsung di sektor pangan. Dengan menyediakan program pangan murah secara berkala, pemerintah daerah tak hanya membantu masyarakat tersulit secara ekonomi, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan subsisi pangan. Selain itu, kehadiran pemerintah pusat (Gubernur) lewat instruksi memperkuat sinergi vertikal dalam urusan stabilitas harga.
Tinjauan Ringkas
| Aspek | Uraian |
|---|---|
| Jumlah Beras Disediakan | 5.000 kg (5 ton), dijual Rp 59.000 per 5 kg |
| Tujuan | Menstabilkan harga pangan & mengendalikan inflasi daerah |
| Kolaborator | Dinas Ketapang, Bulog, Bank Indonesia, Badan Pangan Nasional |
| Respon Masyarakat | Sangat antusias; warga merasa terbantu secara ekonomi |
| Dampak Kebijakan | Tunjukan peran aktif Pemkab Samosir dalam mitigasi inflasi pangan |












