Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Mayat Pria Berusia 40 Tahun Ditemukan di Pinggir Pohon Karet, Polisi Duga Korban Tabrak Lari

Skintific

1. Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Jalan PT Bridgestone, Simalungun

Medan Bicara Mayat Pria Warga Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di parit pinggir Jalan Medan, tepatnya di Simpang Afdeling III PT. Bridgestone, Sabtu (7/6/2025) sore.

Ia tengah pulang kerja dan melihat sosok mencurigakan di pinggir jalan.

Skintific

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa korban diketahui bernama Carmun, warga asal Indramayu yang berdomisili di Kabupaten Pelalawan, Riau.

Tim Quick Response Polsek Serbalawan bersama Unit INAFIS Polres Simalungun segera melakukan olah TKP. LPolisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian.

2. Gaya Feature Investigatif: Misteri di Balik Simpang Afdeling III, Sosok Carmun dan Jejak Sunyi di Simalungun

Simalungun – Sabtu siang yang terik berubah menjadi mencekam di Simpang Afdeling III, perkebunan PT. Bridgestone.  Namanya Carmun, kelahiran Indramayu, perantau yang berakhir tragis di tanah asing.

Tak ada yang tahu pasti bagaimana pria itu bisa tergeletak di sana. Luka di kepala dan pelipisnya menjadi satu-satunya petunjuk awal.  Sandalnya, merk Swallow, tergeletak tak jauh dari tubuhnya.

Tim INAFIS bekerja cepat. Namun satu pertanyaan belum terjawab: siapa Carmun, dan apa yang membawanya ke sini?

3. Gaya Dokumenter: 13.40 WIB, Jejak Terakhir Carmun di Antara Rumput dan Aspal

Tapian Dolok, Simalungun – Waktu menunjukkan pukul 13.40 WIB saat Suprianto, seorang pekerja yang baru pulang dari Beringin, melihat sosok asing di parit pinggir Jalan Medan. Sekilas terlihat seperti seseorang tidur, tapi tak lama ia sadar: itu mayat.

Mayat Pria Diduga Korban Tabrak Lari Ditemukan di Jalan Hariang, Buahdua | Tahu Ekspres Sumedang
Mayat Pria

Baca Juga: Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

Mayat laki-laki itu telungkup di rerumputan, tak jauh dari jalan. Jaket biru-hitam dan celana jeans masih membungkus tubuhnya, sementara darah mengering di pelipis dan hidung. Identitas menunjukkan nama: Carmun. Lahir 1985, dari Indramayu, kini tercatat tinggal di Riau.

Unit Quick Response dan INAFIS datang. Sepasang sandal Swallow jadi saksi bisu. Tetapi, bagaimana ia tiba di sana, dalam kondisi begitu, di tempat yang bahkan bukan kampung halamannya?

4. Mayat Pria : Jejak di Simpang III — Kisah Kematian yang Belum Terpecahkan

Sore itu tenang di Nagori Dolok Kahean, sampai jeritan samar membelah udara. Suprianto, dalam perjalanan pulang, melihat sesuatu tak lazim di antara semak dan parit jalan. Bukan ranting atau plastik, tapi sosok manusia.

Tak ada jejak kendaraan. Tak ada tanda perlawanan. Hanya luka di pelipis dan hidung. Hanya sunyi dan sandal Swallow.

Polisi datang. INAFIS menyisir lokasi. Tapi teka-teki tetap menggantung. Siapa Carmun di mata orang-orang di sini? Apakah dia korban kecelakaan, atau ada yang lebih kelam?

5. : Saat Mayat Tak Dikenal Menggugah Rasa Kemanusiaan di Simalungun

Penemuan mayat Carmun di pinggir jalan di Tapian Dolok bukan sekadar peristiwa kriminal. Tak ada yang tahu kapan ia datang, bekerja di mana, atau kepada siapa terakhir ia bicara.Peristiwa ini seharusnya menjadi pengingat.

 

Skintific